Kamis, 08 Januari 2015

KESUKSESAN BERAWAL DARI KESUNGGUHAN

Kesuksesan seseorang bukan pada hasil yang telah dicapai tapi pada kesungguhan proses yang telah dilakukan seseorang. Sukses juga bukan sebuah ukuran seseorang merasa bahagia atau tidak. Karena kebahagiaan bukan diukur dari sukses atau tidaknya seseorang.

Kesuksesan adalah berawal dari kesungguhan.

  1. Kesungguhan dalam memiliki niat untuk melakukan sesuatu.
    Rosulullah pernah bersabda;
    "Innamal a'malu binniyatin, wainnama likulimriin manawa" yang artinya "Sesungguhnya sah atau tidak suatu amal bergantung pada niatnya, dan sesungguhnya seseoang akan memperoleh balasan atas apa yang ia niatkan". Jadi dengan demikian, niat yang baik dengan kesungguhan hati maka ia akan memperoleh kebaikan itu.
    Seorang pedagang misalnya, ketika ia meniatkan bermuamalah atau berdagang dengan niat ingin mendapat keridhoan Allah swt maka tentu ia akan berprilaku jujur dalam berdagang, selalu bersyukur saat mendapatkan keuntungan dan akan bersabar dan tawakal kepada Allah disaat kerugian menghampirinya. Maka itulah orang beruntung dan pasti akan merasakan kesuksesan dunia dan akhirat. Sebagaimana Firman Allah dalam Q.S........ "Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar". Bahkan orang bijak mengatakan "Allah menyukai orang yang sabar dan ikhlas, maka tersenyumlah dikala sedih, tetap memaafkan saat kecewa." (Gambardp.com).
  2. Kesungguhan dalam melakukan ikhitar.
    Tidak hanya dalam memiliki niat, kesungguhan dalam berikhtiar merupakan hal yang tidak bisa tidak, adalah salah satu syarat seseorang agar dapat mencapai kesuksesan itu. Orang bijak mengatakan; "Sabar bukan berarti tinggal diam tanpa usaha". (
    http://gambarfoto.co/kata-islami-tentang-sabar.html). Jadi Ikhtiar atau usaha salah satu jalan yang harus kita tempuh untuk menuju satu tujuan yakni kesuksesan hakiki. Kesuksesan yang mengantarkan kita kepada kebahagiaan hidup baik di dunia maupun diakhirat kelak.
  3. Kesungguhan dalam memiliki sikap optimis
    Optimis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan optimis adalah orang yang selalu berpengharapan (berpandangan) baik dalam menghadapi segala hal atau persoalan.

    Menurut Ubaedy (2007:86), Optimisme memiliki dua pengertia:
    Pertama, optimisme merupakan doktrin hidup yang mengajarkan kita untuk meyakini adanya kehidupan yang lebih baik untuk kita (punya harapan). Orang yang optimis adalah orang yang yakin (dengan alasan-alasan yang dimilikinya) bahwa ada kehidupan yang lebih baik dihari esok. Kedua, optimisme berarti kecendrungan batin untuk merencanakan aksi peristiwa atau hasil yang lebih baik.Optimisme berarti menjalankan apa yang kita yakini atau apa yang dibutuhkan oleh harapan kita.

    Dari kedua pengertian tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa optimis berarti meyakini adanya kehidupan yang lebih baik dan keyakinan itu digunakan untuk menjalankan aksi yang lebih baik guna meraih hasil yang lebih baik. jika sudah yakin, namun tidak digunakan untuk melakukan aksi untuk membuktikan keyakinan itu, berarti optimisme masih kurang. Pada seorang siswa, optimisme merupakan keyakinan dalam diri akam mampu mencapai hasil belajar yang baik dan dapat berprestasi, kemudian melakukan usaha untuk mendapatkan hasilnya.

    Kesuksesan yang diraih oleh orang yang optimis itu disebabkan oleh pemikiran mereka yang positif (Positive Thinking), usaha yang pantang menyerah dan rasa percaya diri dalam menghadapi setiap situasi yang terjadi pada dirinya. Berpikir positif, pantang menyerah dan rasa percaya diri ini disebabkan oleh keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri untuk dapat mengatasi hambatan yang terjadi. oleh karena itu, orang yang optimis akan selalu tahu kekurangan dirinya serta kelebihan-kelebihan yang dimiliki olehnya dan dapat dengan cepat bangkit ketika mengalami masalah.
    https://herrystw.wordpress.com/2013/01/05/pengertian-optimisme/

    Optimislah, sebab anda seorang manusia yang Allah ciptakan dengan tangan-Nya sendiri dan dibekali dengan banyak keistimewaan.
    Optimislah, sebab dalam diri Anda tersimpan semua faktor kesuksesan.
    Optimislah, sebab secara fitrah kesuksesan itu telah tercatat untuk Anda (Mustafa Kamil, "Dahsyatnya Optimis, Karena setiap yang mustahil bisa ditaklukkan.")
  4. Kesungguhan dalam kesabaran dan tawakal
    Telah dikatakan oleh Imam Al-Ghazali bahwa sabar adalah suatu teganya dorongan agama yang telah berhadapan dengan dorongan hawa nafsu. Jadi sabar disini adalah suatu kekuatan, daya positif yang mendorong jiwa untuk menunaikan suatu kewajiban. Dan disamping itu pula bahwa sabar adalah suatu kekuatan yang menghalangi seseorang untuk, melakukan kejahatan. Didalam Al-Quran kata sabar telah disebutkan di tujuh puluh tempat, menurut Ijma' Ulama ummat, sabar ini wajib, dan juga merupakan separuh dari iman (menurut pendapat Imam Ahmad). Sebab iman disini dibagi menjadi dua bagian, yakni sebagian adalah sabar dan sebagian lainnya adalah syukur.

    Di dalam Al-Quran kata sabar disebutkan dalam enam belas versi diantaranya adalah: Perintah sabar, terdapat dalam firman Allah SWT Q.S Al-Baqarah: 45 yang artinya "Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat." sedangkan larangan melakukan sebaliknya terdapat dalam firman-Nya Q.S Ali 'Imran: 139 yang artinya "Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati sebab kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang beriman."
    Sifat yang paling dilarang oleh Allah adalah sifat lemah dan juga bersedih hati. oleh karena itu, sifat tersebut mempunya arti tidak sabar.
Semoga kita semua menjadi pribadi yang memiliki kesungguhan dalam melaksanakn semua apa yang Allah SWT perintahkan kepada kita semua. Pada Akhirnya semoga kita menjadi orang yang sukses baik sukses di dunia maupun akhirat.. Amiinn

Terima kasih, semoga bermanfaat!

Penulis:
Suheli Karyadi
Cilegon, 08/01/2015

Sabtu, 13 Desember 2014

KUMPULAN DOA-DOA DARI AL QUR'AN

http://galleryhip.com/bismillahirrahmanirrahim.html
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
1.        Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Al-A'raf: 23)

رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلاَّ تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُن مِّنَ الْخَاسِرِينَ
2.        Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi." (QS: Hud: 47)
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِناً وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
3.        Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. (QS. Nuh: 28)
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
4.        Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Baqarah: 127-128)

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء
5.        Ya Rabbi, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah do'aku. (QS. Ibrahim: 40)

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
6.        Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mu'min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)". (QS. Ibrahim: 41)

رَبِّ هَبْ لِي حُكْماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ. وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ. وَاجْعَلْنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ. وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ.
7.        Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni'matan, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (QS. Asy-Syu'ara: 83-85 dan 87)
                               

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
8.        Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS. Ash-Shaffat: 100)

رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
9.        Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali. (QS. Al-Mumtahanah: 4)

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
10.    Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (QS. Al-Mumtahanah: 5)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
11.    Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni'mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai. dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. (QS. An-Naml: 19)

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء
12.    Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do'a. (QS. Ali 'Imran: 38)
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْداً وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
13.    Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. (QS. Al-Anbiya': 89)

لَّا إِلَهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
14.    Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. (QS. Al-Anbiya': 87)

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي. وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي. وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي. يَفْقَهُوا قَوْلِي
15.    Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku. (QS. Thaha: 25-28)

رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي
16.    Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku. (QS. Al-Qashash: 16)
                                          
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنزَلَتْ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
17.    Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah). (QS. Ali 'Imran: 53)

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ. وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.
18.    Ya Tuhan kami. janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang'zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir. (QS. Yunus: 85-86)

ربَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
19.    Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. Ali 'Imran: 147)

رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَداً
20.    "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (QS: Al-Kahfi: 10)

رَّبِّ زِدْنِي عِلْماً
21.    Ya Tuhanku, tambahkan ilmu kepadaku. (QS. Thaha: 114)

رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ. وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ.
22.    Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku. (QS. Al-Mu'minun: 97-98)

رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
23.    Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik. (QS. Al-Mu'minun: 118)

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
24.    Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Al-Baqarah: 201)

سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
25.    Kami dengar dan kami ta'at "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali. (QS. Al-Baqarah: 285)


 رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
26.    Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami. ampunilah kami. dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. Al-Baqarah: 286)

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
27.    Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau. karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). (Ali 'Imran: 8)

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ.
رَّبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِياً يُنَادِي لِلإِيمَانِ أَنْ آمِنُواْ بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الأبْرَارِ.
رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلاَ تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيعَادَ.
28.    Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji. (QS. Ali 'Imran: 191-194)

رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
29.    Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik. (QS. Al-Mu'minun: 109)
  
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً. إِنَّهَا سَاءتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً.
30.    Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal". Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. (QS. Al-Furqan: 65-66)

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً
31. Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Furqan: 74)
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
32. Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni'mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim). (QS. Al-Ahqaf: 15)

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
33. Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Hasyr: 10)

رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
34. Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. At-Tahrim: 8)

رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
35. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Ali 'Imran: 16)

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
36. Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur'an dan kenabian Muhammad Shallallaahu 'alaihi wa Sallam). (QS. Al-Mai'dah: 83)

رَبِّ اجْعَلْ هَـذَا الْبَلَدَ آمِناً وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ
37. Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala. (QS. Ibrahim: 35)
                            

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
38. Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat membutuhkan kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku. (QS. Al-Qashash: 24)

رَبِّ انصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ
39. Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu. (QS. Al-'Ankabut: 30)

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
40. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu. (QS. Al-A'raf: 47)

حَسْبِيَ اللّهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
41. Cukuplah Allah bagiku. tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung. (QS. At-Taubah: 129)

عَسَى رَبِّي أَن يَهْدِيَنِي سَوَاء السَّبِيلِ
42. Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar. (QS. Al-Qashash: 22)

رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
43. Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu. (QS. Al-Qashash: 21)


Penyusun : Suheli Karyadi

Diambil dari Al Quran dan berbagai sumber lainya.

Sabtu, 22 November 2014

BELAJAR SUKSES DARI "ERZA HALIM"

Penulis: Suheli Karyadi

Tulisan ini saya beri judul "Belajar Sukses dari ERZA HALIM" lantaran penulis belajar dari banyak hal yang dilakukan oleh orang yang satu ini. Lantas timbul pertanyaan, siapa ERZA HALIM? apa yang telah dilakukannya dan kesuksesan apa yang telah ia capai? Sehingga penulis menjadikannya tempat untuk belajar.

Simple saja penulis jawab tentang beliau;
Erza Halim adalah seorang laki-laki yang lahir tanggal 26 Juni 1985 di Kota Baja, Alumni SMA Negeri 1 Anyer. Memulai karir di Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kota Cilegon tahun 2005. Lalu mendirikan Event Organizer (EO) yang diberi nama Fresh Event Organizer tahun 2007. Tidak berhenti disitu, dua tahun kemudian ia mendirikan Training Centre yang juga bernama Fresh Training Centre tahun 2009. Tidak sedikit lembaga, sekolah dan perusahan menggunakan jasanya dalam berbagai acara Training Motivation hingga saat ini.

Selain itu, Erza Halim telah megabdikan diri menjdi Punyuluh Remaja Nasional pada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten. Dengan mengantongi lebih dari seratus Sertifikat Penyuluh Remaja Nasional, menjadikannya laris diminta mengisi berbagai acara remaja di Provinsi Banten. Siapa yang tidak mengenal namanya? kalau saya boleh bilang begitu.

Kang Erza biasa saya memanggilnya, sungguh pribadi yang luar biasa. Istilah kerennya multitalent. Bagaimana tidak, disela kesibukannya menjadi seorang suami dari Mba Nisa dan ayah dari dede Azka, ia mampu membagi waktunya untuk berbagi dengan remaja di Banten dan Kota Cilegon khususnya mengenai Triad KRR atau 3 permasalahan pokok pada remaja yang meliputi;
  1. Seksualitas
  2. Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA), dan
  3. HIV/ AIDS
Berbicara tentang Erza Halim rasanya tidak cukup sampai disitu. Setelah EO dia dirikan, Training Motivation Centre ia bentuk dan berjalan hingga kini, menjadi Penyuluh Remaja Nasional ia lakoni semata untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai bahayanya melakukan Seks bebas atau seks pranikah, Napza dan bahayanya penyakit HIV dan AIDS.

Erza Halim telah benar-benar sukses (dimata penulis). Ia tak pernah berhenti untuk berikhtiar menuai kebaikan. Hingga kini Erza Halim telah menjadi laki-laki yang sukses dengan menjadi seorang Enterpreneurship.

El Khantara Kreatif adalah nama Branch yang kini mulai menghiasi banten dengan kaos kreatif miliknya. 
El Khantara Kreatif adalah Pusat Kaos khas Banten. Selain itu juga dapat mengerjakan pesanan untuk komunitas, sekolah, kampus dan umum.
Luar biasa....

Maka itulah alasan penulis, 
BELAJAR SUKSES DARI "ERZA HALIM"

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=3870050965571&set=gm.1456645811213451&type=1